Category Archives: Jakarta Timur

Kuliah Sabtu Minggu atau Kuliah Karyawan

1. ISTN – Institut Sains dan Teknologi Nasional – Kampus : Jl. Moh. Kahfi II, Jagakarsa, Jakarta Selatan 12640
2. UNTAG – Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta – Kampus : Jl. Sunter Permai Raya, Tol Sunter-Podomoro, Jakarta Utara 14350
3. ISTA – Institut Sains dan Teknologi Al Kamal – Kampus : Jl. Raya Al Kamal No.2, Kedoya Selatan, Tol Kebon Jeruk, Jakarta Barat
4. STIEAD – STIE Ahmad Dahlan – Kampus : Jl. Ciputat Raya No. 77, Cirendeu Ciputat – Jakarta Selatan 15419
5. UMJ – Universitas Muhammadiyah Jakarta – Kampus : Jl. Cempaka Putih Tengah 27, Jakarta Pusat 10510
6. UNSURYA – Universitas Suryadarma – Kampus Dirgantara : Jl. Protokol Halim Perdanakusuma (Komp. Bandara Halim) – Jakarta Timur 13610
7. UP – Universitas Pancasila – Kampus : Jl. Raya Lenteng Agung, Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan 12640
8. STIEMJ – STIE Muhammadiyah Jakarta – Kampus : Jl. Minangkabau 60 Manggarai, Jakarta Selatan 12970
9. ITBU – Institut Teknologi Budi Utomo – Kampus : Jl. Raya Mawar Merah No. 23, Pondok Kopi Klender, Jakarta Timur 13460
10. UMT – Universitas Muhammadiyah Tangerang – Kampus : Jl. Perintis Kemerdekaan I/33 Cikokol, Tangerang
11. STIEKU – STAdS – Kampus Ungu ASMI – Kampus : Jl. Pacuan Kuda No. 1 – 5, Pulo Mas, Jakarta Timur 13210

Universitas Suryadarma (Unsurya)

Universitas Suryadarma adalah Lembaga Pendidikan Tinggi yang merupakan pengembangan dari Sekolah Tinggi Teknologi Dirgantara oleh TNI Angkatan Udara dengan dasar hukum Keputusan Mendikbud RI nomor : 109/D/O/1999 tanggal 24 Juni 1999.

Keinginan TNI-AU untuk mendirikan perguruan tinggi seperti Institut Angkatan Udara, sesungguhnya sudah mulai timbul sejak tahun 1970-an, namun baru terlaksana pada tahun 1987. Sebagai inti kekuatan HANKAM di wilayah Dirgantara Nasional, TNI-AU melalui Yayasan “ADI UPAYA” (YASAU) menyadari pentingnya penyiapan tenaga profesional di bidang kedirgantaraan dan penguasaan terhadap teknologi kedirgantaraan dan untuk itulah didirikan Institut Teknologi Dirgantara (ITD). Pada awalnya ITD membuka 3 jurusan yaitu Teknik Logistik Penerbangan, Teknik Aeronautika, Teknik Elektro Penerbangan. Perkembangan berikutnya melalui Surat Keputusan Mendikbud No. 0295/O/1989 tanggal 19 Mei 1989 Mendikbud RI memberi status terdaftar kepada STTD dan sekaligus merubah ITD menjadi STTD, kemudian dengan Skep Dirjen Dikti Depdikbud No. 0369/Kop/Dikti/1998 tanggal 14 Oktober 1998 merubah status Terdaftar menjadi status Diakui. Sekolah Tinggi ini merupakan Lembaga Pendidikan Tinggi Kedirgantaraan pertama di Indonesia.

Keberhasilan penyelenggaraan pendidikan tinggi kedirgantaraan oleh TNI Angkatan Udara melalui Lembaga Sekolah Tinggi Teknologi Dirgantara (STTD) memacu Yayasan “Adi Upaya” (YASAU) untuk mengembangkan lembaga pendidikannya dari Sekolah Tinggi menjadi Universitas dengan nama Universitas Suryadarma (UNSURYA). Pengembangan Pendidikan Tinggi ini menjadi Universitas diaplikasikan dengan pendirian fakultas-fakultas baru yang bersifat umum (tidak berkaitan langsung dengan kedirgantaraan) seperti Teknik Sipil dan Perencanaan, Fakultas Ekonomi, Fakultas Hukum dan Fakultas Ilmu Sosial serta Ilmu Politik.

Dengan demikian secara keseluruhan Universitas Suryadarma mempunyai 6 fakultas dengan 10 program studi S-1 dan 4 program studi D-3, program studi S-1 yaitu Fakultas Teknologi Kedirgantaraan dengan program studi Teknik Penerbangan, Fakultas Teknologi Industri dengan program studi Teknik Elektro dan Teknik Industri, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan dengan program studi Teknik Sipil dan Arsitektur, Fakultas Ekonomi dengan program studi Akuntansi dan Manajemen, Fakultas Hukum dengan program studi Ilmu Hukum, dan Fakultas Sosial dan Ilmu Politik dengan program studi Hubungan Internasional dan Administrasi Niaga. Program studi D-3 meliputi Teknik Aeronautika, Teknik dan Manajemen Logistik Penerbangan, Teknik Elektronika Penerbangan dan Manajemen Informatika.

.:: VISI & MISI

VISI
Menjadikan UNSURYA sebagai lembaga pendidikan tinggi yang dapat menghasilkan sarjana yang profesional dalam bidang profesinya, yang dapat berkiprah secara efektif baik sebagai pekerja, pimpinan, agen perubahan maupun sebagai entreprenuer di lingkungan nasional maupun global, serta menjadikan UNSURYA sebagai suatu lembaga pendidikan tinggi yang unggul dalam bidang inovasi, pemecahan masalah, manajemen dan kepemimpinan yang sesuai dengan perkembangan tuntutan lingkungannya. Dalam hal ini bidang kedirgantaraan akan mendapatkan perhatian khusus.

MISI
1.
Menciptakan/mengkaji dan menyebarkan ilmu pengetahuan dan teknologi, melalui penelitian dan pengembangan, pengajaran dan proses belajar mengajar serta mentransfer produk-produk intelektual kepada masyarakat.

2.
Melayani para mahasiswa dengan mengajarkan kepada mereka ilmu pengetahuan dan teknologi yang diperlukan sesuai profesinya, teknik analisis dan pemecahan persoalan, manajemen dan kepemimpinan, kerjasama dan saling menghargai dalam alam demokrasi, komitmen terhadap mutu, etos kerja, akrab dengan perubahan, etika, iman dan taqwa yang sesuai dengan tuntutan masyarakat yang berlaku.

3.
Mendayagunakan secara optimal hubungan antar komunitas dari beberapa fakultas yang beragam disiplin ilmunya, sehingga memungkinkan terjadinya pertukaran bagi terciptanya penemuan dan kreativitas serta pengembangan profesional yang tidak sempit.

.:: Logo dan Bendera Unsurya

ARTI LOGO UNSURYA

Universitas Suryadarma (UNSURYA) memiliki Logo berbentuk lingkarang segi lima, di dalamnya terdapat seekor garuda yang terbang diatas hamparan buku dengan separuh bola dunia berwarna hijau dan langit hitam bertabur bintang di latar belakangnya, dibawahnya terdapat pita bertuliskan “HAKIKI”.

Adapun pengertian lambang Universitas Suryadarma adalah:
1.
Langit hitam bertabur bintang menggambarkan ruang angkasa dan antariksa yang tiada batas.
2.
Bulatan dunia berwarna hijau menggambarkan sifat keilmuan yang universal.
3.
Burung garuda terbang mengepakkan sayap, berwarna kuning menggambarkan ilmu pengetahuan dan teknologi kedirgantaraan dalam pembangunan nasional.
4.
Buku putih yang lebar terbuka menggambarkan pengembangan sarana dan prasarana keilmuan dan teknologi yang tersedia di Universitas Suryadarma untuk mencapai tujuan nasional di bidang kedirgantaraan.
5.
Lingkaran dengan tulisan “UNIVERSITAS SURYADARMA” menggambarkan keterpaduan yang kokoh terhadap unsur-unsur diatas.
6.
Pita bertuliskan “HAKIKI” dibawah berarti benar, sebenar-benarnya yang bersifat inti, mendasar.

Dengan semboyan “HAKIKI” dimaksudkan bahwa dalam mencapai tujuannya, Universitas Suryadarma selalu mengutamakan yang benar dan mendasar. Arti keseluruhan dari lambang tersebut adalah:

“Universitas Suryadarma di bawah bimbingan TNI Angkatan Udara siap mengabdikan diri secara nyata bagi kemajuan / kejayaan bangsa dan negara dibidang ilmu pengetahuan dan teknologi kedirgantaraan”.

STIE Nusantara

Alamat: Jl. Mayjend D.I. Panjaitan Kav. 24 by-pass, Jakarta Timur 13340
Nomor Telepon. 8564932 (hunting) Fax 8564937

Yayasan Lembaga Pendidikan Gunung Sewu (YLPGS) adalah pendiri Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Nusantara, yang didirikan oleh tokoh bisnis Dasuki Angkosubroto dari Kelompok Perusahaan Gunung Sewu pada 18 Agustus 1986 dengan akte pendirian dilakukan oleh Notaris Buniarti Tjandra, SH., Nomor 15 tertanggal 6 Mei 1985. STIE Nusantara merupakan pengembangan berturut-turut dari, GS FAME yang juga dikenal dengan Lembaga Pendidikan GS FAME (Gunung Sewu Foundation for the Advancement of Management and Economics), berdiri pada 1986. GS FAME kemudian menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Gunung Sewu pada Tahun 1990 dan selanjutnya pada Tahun 1996 berganti nama menjadi STIE Nusantara.

Perubahan nama menjadi STIE Nusantara dengan obsesi untuk dijadikan sebuah sekolah tinggi ternama di Nusantara, Indonesia. Dengan optimisme yang tinggi dan hasrat yang kuat dari para civitas akademika, maka STIE Nusantara pada beberapa tahun mendatang akan menjadi cikal-bakal Fakultas Ekonomi, yang merupakan bagian integral dari fakultas-fakultas yang ada nantinya.

Atribut STIE NUSANTARA

Lambang, Bendera, Motto, dan Hymne

(1) STIE Nusantara memiliki lambang dan atribut berbentuk sekuntum bunga yang sedang mekar dengan dasar pita yang bertuliskan Nusantara.

(2) Arti simbolis lambang:

(a) Membuka lapisan demi lapisan untuk mencari inti yang hakiki merupakan lambang kerinduan dan usaha menggali ilmu pengetahuan dengan pemahaman yang semakin mendalam, semakin hakiki, esensi kebenaran dan kearifan.

(b) Makna keseluruhan lambang STIE Nusantara adalah sekolah tinggi mempunyai keinginan luhur untuk membangun lingkungan dan sarana pendidikan dan pengajaran yang memungkinkan mahasiswa menggali dan menemukan ilmu pengetahuan yang hakiki, kearifan dan kebenaran yang berguna bagi nusa, bangsa dan negara.

(3) Bendera STIE Nusantara berbentuk persegi panjang dan berwarna dasar biru dengan lambang dan tulisan STIE Nusantara berwarna emas.

(4) Motto STIE Nusantara adalah Kecerdasan, Ketekunan, Kearifan (Intelegence, Dilligence, Prudence).

(5) Hymne STIE Nusantara adalah “Janji STIE Nusantara”, Syair oleh Junius Tirok, MBA; lagu oleh MA. Simandjuntak, MA, M.Th.
”JANJI STIE NUSANTARA”

Kami jawab sekarang juga

Panggilan Tuhan dan Bangsa

Kami janji setia

Dengan segala daya

Tekun ilmu dibina

Tetap bulatkan tekad

Bakat diusahakan

Untuk Tuhan dan bangsa

Universitas Islam As-Syafi’iyah UIA

Universitas Islam As-Syafi’iyah (UIA), merupakan mata rantai dari perintisan dan kepedulian KH. Abdullah Syafi’ie terhadap pendidikan Islam dan pengembangan kualitas ummat. Universitas Islam As-Syafi’iyah adalah perkembangan dari Akademi Pendidikan Islam (AKPI) As-Syafi’iyah yang didirikan pada tanggal 14 Nopember 1965, dan pada tanggal 12 Maret 1969 AKPI tersebut ditingkatkan menjadi Universitas.

Perintisan dan kepedulian itu dimulai sejak tahun 1928 di mana pada usia 18 tahun, Abdullah Syafi’ie muda mulai membuka madrasah dengan modal sebidang tanah dari ayahandanya. Madrasah itu berkembang dengan nama “Al-Islamiyah” menjadi “Perguruan As-Syafi’iyah”.

Perguruan As-Syafi’iyah berkembang dan mendapat tempat di hati ummat karena berhasil memadukan antara bentuk tradisi kependidikan Islam yang konvensional dan pendidikan formal dengan standard sekolah pemerintah sampai kepada tingkat menengah. Oleh keberhasilan itu kemudian K.H. Abdullah Syafi’ie merasa tertuntut untuk memikirkan dan mewujudkan pengembangan pendidikan formal pada jenjang yang lebih tinggi.

Keberadaan AKPI As-Syafi’iyah pada awalnya didorong oleh dua hal. Pertama, hasrat untuk meningkatkan kualifikasi ilmiah para guru agama lulusan madrasah dan pesantren. Kedua, hasrat untuk mendidik cendekiawan agama yang memiliki integritas ilmiah dalam disiplin ilmu yang dipilihnya. Untuk mewujudkan hasrat itu K.H. Abdullah Syafi’ie mengumpulkan kawan-kawannya yang dinilai mampu mendukung terwujudnya Perguruan Tinggi yang akhirnya melahirkan kesepakatan mendirikan Yayasan Pendidikan Islam As-Syafi’iyah yang diharapkan akan mengelola Perguruan Tinggi tersebut.

Semula AKPI As-Syafi’iyah akan diresmikan pada tanggal 1 Oktober 1965 dengan Kuliah Perdana oleh Jenderal Dr. H. Abdul Haris Nasution. Namun, Jenderal A.H. Nasution cedera dalam peristiwa G.30 S/PKI. Maka kuliah perdana tidak dapat berlangsung. Akhirnya kuliah perdana diganti oleh Dr. Muhammad Hatta, salah seorang Proklamator Negara Republik Indonesia, yang dilaksanakan setelah sholat Jumat di Masjid Al-Barkah dalam kompleks As-Syafi’iyah, pada tanggal 14 Nopember 1965.

Dalam perkembangannya, perkuliahan AKPI banyak terganggu oleh aktivitas mahasiswa berdemonstrasi. Namun demikian eksistensi AKPI yang baru lahir itu dapat dipertahankan dan dijaga. Para dosen yang terlibat dalam perkuliahan antara lain K.H. Abdullah Syafi’ie, H. Abdullah Salim, K.H. Ali Assegaf, Syekh As-Sumbati Al-Mishri (Dosen Al-Azhar University yang diperbantukan), Drs. Abdul Salam Djaelani dan Drs. Nurulhuda yang bertindak sebagai pengelola.

Mahasiswa pertama yang terdaftar sebanyak 260 orang. Sebagian besar terdiri dari guru-guru agama dan pemuda-pemuda Islam lulusan madrasah dan pesantren yang tidak mempunyai ijazah formal.

Pada tanggal 12 Maret 1968 didirikan Radio Dakwah yang bernama Radio AKPI As-Syafi’iyah (kini bernama Radio As-Syafi’iyah), yang kegiatannya banyak diisi oleh mahasiswa. Radio ini selain berfungsi sebagai media latihan bagi Mahasiswa, dalam meningkatkan ketrampilan dakwah, juga untuk mengumandangkan semangat perjuangan menegakkan keadilan kebenaran.

Selanjutnya, pasang surut perkembangan UIA dapat digambarkan sebagai berikut :

1. Periode Pembentukan (1965 – 1977)

Bersamaan dengan ulang tahun Radio Dakwah ke II, 12 Maret 1969 AKPI ditingkatkan menjadi Universitas Islam As-Syafi’iyah (UIA) dengan membuka Fakultas Adab, Fakultas Perdagangan, Fakultas Dakwah dan Fakultas Tarbiyah. Dengan peningkatan tersebut, Yayasan Pendidikan Islam As-Syafi’iyah mengorganisir diri dan menentukan susunan Pimpinan Universitas sebagai berikut : Rektor : Prof. Osman Ralliby Dekan Fakultas Dakwah : Drs. Nurulhuda Dekan Fakultas Adab : K.H. Agus Tjik Dekan Fakultas Tarbiyah : Drs. Nurulhuda

Masa ini UIA dikelola dengan perencanaan yang sederhana sesuai prinsip anutan K.H. Abdullah Syafi’ie yang terkenal dengan “Alaqodril-maunah ta’til maunah” sekedar keperluan, datang pertolongan. Kesederhanaan perencanaan itu, baik dalam hal alat-alat kelengkapan yang diperlukan, perangkat peraturan dan pendukung kegiatan pengelolaannya, sempat mengakibatkan aktivitas akademis UIA mengalami krisis demi krisis karena pimpinan definitif yang dibentuk tidak pernah aktif. Selain itu juga disebabkan prasarana penunjang UIA belum disiapkan secara tersendiri, melainkan menjadi satu dengan aktivitas perguruan pada umumnya.

Pada periode ini bahkan sempat mengalami kefakuman yang berkepanjangan dan boleh dikatakan hanya Fakultas Dakwah yang masih punya aktivitas-aktivitas yaitu menampung lulusan yang berasal dari madrasah, pesantren, SMTA dan para karyawan (terutama guru dan karyawan Perguruan As-Syafi’iyah) dengan menggunakan gedung SMA As-Syafi’iyah di Bukit Duri. tersebut. Yayasan Pendidikan Islam As-Syafi’iyah tidak aktif lagi, sementara itu sudah pula lahir Yayasan Perguruan As- Syafi’iyah dengan pengurusnya K.H. Abdullah Syafi’ie, H. Tutty Alawiyah AS, H. Abdul Rasyid AS, Drs. Nurulhuda, H.M.Djaelani dan H. Zulfahmi Marjohan dan lain-lainnya yang membawahi lembaga-lembaga As-Syafi’iyah.

2. Periode Pencarian Jatidiri (1977-1981)

Pada tahun 1977 Universitas Islam As-Syafi’iyah melakukan reorganisasi dan menentukan pimpinan sebagai berikut :

Rektor : Prof. Osman Ralliby Purek I : Drs. Nurulhuda Purek II : Drs. Mudzakir Ilham Purek III : Drs. M.H. Alidin Sekretaris Universitas : Drs. Suwardi

Antara tahun 1979 sampai tahun 1980, ada tiga peristiwa penting dalam perkembangan Pendidikan Tinggi di As-Syafi’iyah, di luar Universitas Islam As-Syafi’iyah.

Pertama, pada tahun 1979, As-Syafi’iyah melakukan kerjasama dengan LP3ES (Lembaga Penelitian Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial), LBW (Lembaga Bumi Wiraswasta), LSP (Lembaga Studi Pembangunan) dan PPA (Pusat Pengembangan Agribisnis) untuk mendirikan Sekolah Tinggi Wiraswasta (STW).

Para pengurus STW terdiri dari Utomo Dananjaya, Listianto, SE, Drs. Mansour Fakih, Nurhalim Chotib,SE, serta Mundhir Adisaputro. Badan kerjasama ini mendapat bantuan dana dari pengusaha nasional H. Probosutedjo selama satu tahun. Setelah itu, kelangsungan STW ditunjang oleh dana pribadi Dra. H. Tutty Alawiyah AS, yang oleh K.H. Abdullah Syafi’ie selalu diajak bertanggung jawab dalam pembangunan dan pengembangan As- Syafi’iyah.

Sebagai suatu proyek rintisan, STW menyusun kurikulum praktis dengan prinsip partisipatori, belajar dari pengalaman. Rencana pendidikan disiapkan hanya untuk tiga tahun atau enam semester. Pada enam semester tersebut para mahasiswa diharapkan mampu berpraktek sebagai wiraswastaan. STW memperkenalkan latihan-latihan yang merupakan modifikasi dari Achievement Motivation Training (AMT). Kegiatan mahasiswa terbagi dua, latihan dalam ruangan dan latihan lapangan. Tatap muka atau kuliah hanya 20% saja.

Selanjutnya, pada tahun 1981 Sekolah Tinggi Wiraswasta memperbaharui pengurusnya sebagai berikut :

Direktur : Utomo Dananjaya Pembantu Direktur I : Drs. Mansour Fakih Pembantu Direktur II : Roem Topatimasang Pembantu Direktur III : Jimly Asshiddiqie, SH

Kedua, pada tahun 1979 PerguruanAs-Syafi’iyah bekerjasama dengan Badan Kerjasama Pondok Pesantren (BKSPP) merintis Pesantren Tinggi atau Ma’had Aly Darul Arqam, dan dipimpin oleh H. Murtadho Ahmad. Meskipun untuk membina Ma’had ‘Aly Darul Arqam telah didirikan Yayasan Pembina, tetapi dalam prakteknya yayasan tersebut menyerahkan seluruh fungsi pembinaan kepada Yayasan Perguruan As-Syafi’iyah.

Kampus STW dan Darul Arqam adalah di kompleks Pesantren Putra As-Syafi’iyah Jatiwaringin. Mahasiswa diasramakan dan dosen memperoleh perumahan. Pada awalnya STW maupun Ma’had ‘Aly merupakan perwujudan dari idealisme pendidikan tinggi pada masing-masing disiplin yaitu pendidikan dan siap mandiri, dengan pengetahuan dan ketrampilan terapan. Namun, karena kesulitan dana dan masalah lain, maka pengelola menyerahkan keputusan kelanjutan STW kepada pimpinan Yayasan Perguruan As-Syafi’iyah. Ternyata K.H. Abdullah Syafi’ie tidak ingin surut dari cita-cita proyek tersebut, dan bersedia melanjutkan dan mengambil tanggung jawab untuk melanjutkannya, seraya meminta puterinya Dra. H. Tutty Alawiyah AS bertanggung jawab untuk melanjutkannya.

Ketiga, pada tahun 1980 ada inisiatif untuk secara swadaya membuka program perkuliahan kelas jauh, yang dinamakan Fakultas Dakwah (Kelas Jauh) di Jatiwaringin. Program perkuliahan ini dipimpin oleh Drs. Achmad Mubarok. Bersama itu pula telah sangat merosot kondisinya, sehingga pengelola memutuskan untuk membubarkan dan menyerahkan kepada K.H. Abdullah Syafi’ie.

Pada kondisi yang seperti ini, K.H. Abdullah Syafi’ie memberikan amanah kepada H. Tutty Alawiyah AS, untuk menyelamatkan UIA dan menggabungkan dengan dua lembaga pendidikan tingggi yang juga karena sulit dalam perkembangannya telah pula diserahkan, yaitu STW dan Ma’had Aly Darul Arqam. Maka H. Tutty Alawiyah mengambil prakarsa untuk mempertemukan ketiga badan itu dan dibentuklah Dewan Presidium dengan diketuai oleh Dra. H. Tutty Alawiyah AS dan anggotanya terdiri dari ketiga badan tersebut.

Susunan Dewan Presidium adalah sebagai berikut : Ketua : Dra. H. Tutty Alawiyah AS Anggota : Drs. Nurulhuda

: H. Muratdo Ahmad
: Jimly Asshiddiqie, SH

Untuk menghargai dosen-dosen yang selama ini ikut membantu keberadaan UIA ini, Ketua Presidium mengadakan acara perpisahan dan kepada para dosen diberi sedikit pesangon serta penghargaan sambil diharapkan bisa membantu apabila UIA bisa diwujudkan di masa depan dan memerlukan tenaga mereka.

3. Periode Perubahan dan Pengembangan UIA

Pada tahun 1979 K.H. Abdullah Syafi’ie membangun Kampus UIA di Jatiwaringin, di atas tanah seluas 1,3 Ha yang tanggung jawabnya diserahkan kepada Ketua Presidium. Selanjutnya ketua Presidium memulai tanggung jawabnya dengan melakukan pendekatan- pendekatan kepada pihak-pihak yang dapat membuka dan memberikan inspirasi untuk mewujudkan sebuah universitas besar (UIA) dan punya perspektif ke masa depan.

Pada masa-masa tersebut sampai akhir 1982 bersamaan dengan telah dapat dimanfaatkan sebagian bangunan kampus untuk perkuliahan, maka Ketua Presidium dengan dukungan nyata para sarjana dan cendikiawan membentuk tim pelahiran Fakultas- Fakultas yaitu :

Mereka terdiri dari : a. Tim Fakultas Hukum b. Tim Fakultas Ekonomi c. Tim Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (KIP) d. Tim Fakultas Teknik e. Tim Fakultas Matematika dan IlmuPengetahuan Alam (MIPA)

Kelima kelompok ini menyelenggarakan rapat-rapat penjajakan dan persiapan pembaharuan Fakultas yang relevan dengan disiplin Ilmu mereka. Sejak Maret s/d bulan Juli 1983, berbagai pertemuan dilakukan untuk menemukan inovasi baru bagi pengembangan UIA, maka lahirlah Fakultas-Fakultas baru dengan manajemen baru Universitas Islam AS-Syafi’iyah (UIA). Kelima Fakultas baru itu adalah Fakultas Hukum, Fakultas Ekonomi, Fakultas Teknik, Fakultas KIP dan Fakultas MIPA, berafiliasi dengan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, di bawah koordinasi Kopertis Wilayah III DKI Jakarta. Kelima Fakultas ini bergabung dengan lembaga yang sudah ada, yaitu Fakultas Ushuluddin yang berstatus Terdaftar, Sekolah Tinggi Wiraswasta yang punya status Izin Operasional. Dan Ma’had Aly Darul Arqam dalam satu kelembagaan Universitas Islam As-Syafi’iyah.

Dalam menyongsong Tahun Akademik 1983/1984 selanjutnya Ketua Dewan Presidium mengadakan reorganisasi total kepemimpinan UIA sekaligus melengkapinya dengan Dewan Kurator dan Badan Pembina :

Pimpinan Universitas terdiri dari :

1. Rektor : Drs. Nurulhuda 2. Sekretaris : Dra. H. Tutty Alawiyah AS 3. Purek I : Dr. Ir. Amin Aziz 4. Purek II : Utomo Danunjaya 5. Purek III : Drs. Mudakhir Ilham

Pada tahun 1984 UIA memperhatikan usulan Drs. Adang Iskandar, H. Maming dan Ny. Aflah DB dari Pusdiklat Departemen Kesehatan RI yang akhirnya membuka Akademi Perawatan (Akper) di jajaran Universitas Islam As-Syafi’iyah.

Setelah pembaharuan UIA berjalan satu tahun ada ketentuan dari pemerintah tentang keharusan mempunyai Yayasan Pembina tersendiri bagi setiap Perguruan Tinggi, maka K.H. Abdullah Syafi’ie menyetujui dibentuknya yayasan baru sebagai Pembina UIA. Ketua Dewan Presidium, Dra. H. Tutty Alawiyah AS. selanjutnya mencari orang-orang sesuai dengan kriteria yang ditentukan oleh K.H. Abdullah Syafi’ie. Barulah pada tahun 1984 didirikan yayasan baru dengan nama Yayasan Perguruan Tinggi As-Syafi’iyah (YAPTA).

Adapun susunan organisasi dan pengurusnya adalah sebagai berikut: Badan Pendiri : 1. K.H Abdullah Syafie 2. H. Alamsyah Ratu Perwinegara 3. Dra. H. Tutty Alawiyah AS 4. H. Abdul Hakim AS

Badan Pengurus: Ketua : K.H. Abdullah Syafi’ie

H. Alamsyah Ratu Perwiranegara
Dra. H. Tutty Alawiyah AS

Sekretaris : Drs. Hasan Basri Darmawidjaya, SH Wakil Sekretaris : Dr. Sri Edi Swasono Bendahara : H. Abdul Aziz Marzuki Wakil Bendahara : H. Abdul Hakim AS Anggota : Dr. H. Husein Kartasasmita, SH

Prof. Emil Salim
Ir. Ahmad Kalla
H. Eddi M. Nalaparaya
H. Sugiri
H. A. Chotib Naseh

Setelah pendirian YAPTA, Pimpinan Universitas dan Pimpinan Fakultas juga mengalami perubahan. Perubahan tersebut dilaksanakan semata-mata dengan pertimbangan realistik saja, yaitu yang tidak punya waktu, diganti oleh yang lebih bersedia. Sehingga sampai tahun 1985 dilakukan perubahan Pimpinan UIA

Rektor : Drs. Nurulhuda Sekretaris Universitas : Dra. H. Tutty Alawiyah AS Pembantu Rektor I : Dr. Ir. A. Amin Aziz Pembantu Rektor II : Utomo Danunjaya Pembantu Rektor III : Jimly Asshiddiqie, SH Kepala Sekretaris : M. Amin Soebianto, SH

Periode RIP 1983 – 1988 telah berakhir. Prestasi dari periode ini antara lain memperoleh legalitas Status Terdaftar bagi lima Fakultas. Kemudian UIA telah memasuki jajaran dan pergaulan antar Perguruan Tinggi.Pada bulan Januari 1988, YAPTA mengangkat dan melantik Marsekal Madya TNI (Purn) H. Abdulrachim Alamsyah, sebagai Rektor UIA, untuk periode 1988 – 1993. Periode ini juga merupakan periode RIP II 1988/89 -1993/94.

Dalam pelantikan dan sekaligus sidang pertama, Senat UIA menetapkan memilih kembali Marsdya TNI (Purn) H. Abdulrachim Alamsyah sebagai Rektor UIA untuk masa jabatan kedua, yaitu pada periode 1993-1998. Namun, pada tanggal 15 Desember 1992, H. Abdulrachim Alamsyah meninggal dunia. Untuk menghindari kekosongan jabatan, YAPTA mengangkat Dra. H. Tutty Alawiyah AS sebagai Pejabat Sementara Rektor.

Selanjutnya pada 16 Februari 1993, YAPTA menetapkan Susunan Personalia Pengurus yang baru, periode 1993-1998, sekaligus membubarkan masa bakti pengurus lama. Dalam personalia pengurus baru ini terdapat banyak nama-nama baru yang diharapkan dapat menyegarkan mekanisme organisasi Yayasan. Adapun susunan personalia pengurus YAPTA selengkapnya adalah sebagai berikut :

Struktur Organisasi Dan Personalia: Ketua : H. Alamsjah Ratu Perwiranegara Wakil Ketua : Prof. Dr. H. Emil Salim Wakil Ketua : Dra. H. Tutty Alawiyah AS Wakil Ketua : Dr. Ir. H. Tabrani Ismail Wakil Ketua : Dr. Ing. Wardiman Djojonegoro Sekretaris : Utomo Danunjaya Wakil Sekretaris : Dr. Jimly Asshiddiqie, SH. MA Bendahara : H. Abdul Azis Marzuki Wakil Bendahara : Ir. H. Hery Yusuf Utama Alamsyah M. Arch Anggota : Letjend TNI (Purn) H. Achmad Tirtosudiro

Marsekal TNI (Purn) H. Ashadi Tjahyadi
Prof. K.H. Ali Yafie
Marsdya TNI (Purn) H. Sugiri
Drs. H. Fahmi Idris
Dra. Hj. Dewi Motik Pramono
Ir. H. Ahmad Kalla
H. Abdul Hakim AS
H. Achmad Chatib Naseech
Drs. H. Zainul Bahar Noor
H. Abdul Rahman Saleh, SH. CN
H. Soetjipto Wirosardjono, MSC. (ex officio)

Pada tanggal 12 April 1993 YAPTA melantik dan mengambil sumpah H. Soetjipto Wirosardjono, M.Sc. sebagai Rektor UIA dengan masa jabatan 1993-1997. Dan mulai tanggal 8 Agustus 1994 Ketua Yayasan Perguruan Tinggi As-Syafi’iyah telah menunjuk Dra. H. Tutty Alawiyah AS sebagai Ketua Harian YAPTA.

Selanjutnya pada hari Rabu 5 Maret 1997 YAPTA melantik dan mengambil sumpah H. Tutty Alawiyah AS sebagai Rektor UIA untuk masa bakti 1997 – 2001. Dan kemudian terpilih kembali untuk masa bakti 2001 – 2005.

UNIVERSITAS IBNU CHALDUN

UNIVERSITAS IBNU CHALDUN
Alamat: JL. PEMUDA I KAV 97 RAWAMANGUN KECAMATAN PULOGADUNG JAKARTA 13220
Nomor Telepon: (021)4702562, 4702563, 4702564 Nomor Fax: (021)4722059

Nama Rektor/ Direktur/ Ketua: Prof. Dr. Djohan Makmur

Fasilitas:
Labortaorium Pertanian, Lapangan Basket, Lapangan Bulutangkis, Lapangan Parkir, Mushola, Perpustakaan.

Program Studi yang tersedia:
Administrasi Negara S1 Terakreditasi-B
Agronomi S1 Terakreditasi-C
Ilmu Hukum S1 Terakreditasi-B
Ilmu Komunikasi S1 Terakreditasi-B
Manajemen S1 Terakreditasi-B

UNIVERSITAS ISLAM JAKARTA

UNIVERSITAS ISLAM JAKARTA
Alamat: BALAI RAKYAT UTAN KAYU JAKARTA 13120
Nomor Telepon: (021)85666451,8504818 Nomor Fax: (021)8504818
Email: informasi@uid.ac.id Alamat Website: http://www.uid.ac.id

Program Studi yang tersedia:
Ilmu Hukum S1 Terakreditasi-B
Manajemen S1 Terakreditasi-B
Teknik Industri S1 Terakreditasi-B
Ilmu Hukum S2 Ijin Penyelenggaraan
Manajemen S2 Ijin Penyelenggaraan

UNIVERSITAS JAKARTA

Alamat: PULO MAS BARAT JAKARTA 13210
Nomor Telepon: (021)4894521 Nomor Fax: (021) 4753047

Program Studi yang tersedia:
Arsitektur S1 Terakreditasi-B
Ilmu Administrasi Niaga S1 Terakreditasi-C
Ilmu Hubungan Internasional S1 Terakreditasi-C
Ilmu Hukum S1 Terakreditasi-B
Ilmu Politik S1 Terakreditasi-C
Teknik Sipil S1 Terakreditasi-B

UNIVERSITAS KRISNADWIPAYANA UNKRIS

UNIVERSITAS KRISNADWIPAYANA
Alamat: JATIWARINGIN PO BOX 7774/JAT JAKARTA 13077
Nomor Telepon: (021)8462229-8462230 Nomor Fax: (021)84998529
Email: humas@unkris.ac.id Alamat Website: http://www.unkris/ac/id

Program Studi yang tersedia:
Akuntansi S1 Terakreditasi-C
Arsitektur S1 Terakreditasi-C
Ilmu Administrasi Negara S1 Terakreditasi-B
Ilmu Administrasi Niaga S1 Terakreditasi-B
Ilmu Hukum S1 Terakreditasi-A
Manajemen S1 Terakreditasi-B
Perencanaan Wilayah dan Kota S1 Terakreditasi-B
Teknik Elektro S1 Terakreditasi-C
Teknik Industri S1 Terakreditasi-C
Teknik Informatika S1 Ijin Penyelenggaraan
Teknik Mesin S1 Terakreditasi-C
Teknik Sipil S1 Terakreditasi-B
Ilmu Administrasi S2 Terakreditasi-B
Ilmu Hukum S2
Manajemen S2 Terakreditasi-B

UNIVERSITAS JAYABAYA

UNIVERSITAS JAYABAYA
Alamat: JALAN PULOMAS SELATAN KAV 23 JAKARTA 13210
Nomor Telepon: (021)4700877 Nomor Fax: (021)4700893
Email: info@jayabaya.ac.id Alamat Website: http://www.jayabaya.ac.id

Program Studi yang tersedia:
Arsitektur D3 Terakreditasi-C
Teknik Elektro D3 Terakreditasi-B
Teknik Kimia D3 Terakreditasi-B
Teknik Mesin D3 Terakreditasi-B
Teknik Sipil D3 Terakreditasi-C
Akuntansi S1 Terakreditasi-B
Arsitektur S1 Terakreditasi-C
Ilmu Administrasi Negara S1 Terakreditasi-B
Ilmu Hubungan Internasional S1 Terakreditasi-B
Ilmu Hukum S1 Terakreditasi-A
Ilmu Komunikasi S1 Terakreditasi-B
Manajemen Perusahaan S1 Terakreditasi-B
Psikologi S1 Ijin Penyelenggaraan
Teknik Elektro S1 Terakreditasi-B
Teknik Kimia S1 Terakreditasi-B
Teknik Mesin S1 Terakreditasi-B
Teknik Sipil S1 Terakreditasi-B
Ilmu Hubungan Internasional S2
Ilmu Hukum S2
Manajemen S2 Terakreditasi-B
Ilmu Hukum S3 Ijin Penyelenggaraan

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAKARTA

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAKARTA
Alamat: JL KH AHMAD DAHLAN CIREUNDEU CIPUTAT JAKARTA 15419
Nomor Telepon: (021) 7401894 Nomor Fax: (021) 7430756
Email: http://www.umj.ac.id Alamat Website: umjcom@rad.et.id

Program Studi yang tersedia:
Otomotif dan Alat Berat D3
Teknik Elektromedik D3 Terdaftar
Teknik Mesin D3
Agronomi S1 Terakreditasi-B
Akuntansi S1 Terakreditasi-A
Arsitektur S1 Terakreditasi-B
Arsitektur Pertamanan S1 Terdaftar
Ilmu Administrasi Negara S1 Terakreditasi-A
Ilmu Hukum S1 Terakreditasi-A
Ilmu Keperawatan S1
Ilmu Kesehatan Masyarakat S1 Terakreditasi-B
Ilmu Kesejahteraan Sosial S1 Terakreditasi-A
Ilmu Komunikasi S1 Terakreditasi-B
Ilmu Politik S1 Terakreditasi-B
Manajemen Perusahaan S1 Terakreditasi-A
Psikologi S1 Ijin Penyelenggaraan
Teknik Elektro S1 Terakreditasi-B
Teknik Industri S1 Terakreditasi-B
Teknik Informatika S1 Terakreditasi-B
Teknik Kimia S1 Terakreditasi-B
Teknik Mesin S1 Terakreditasi-C
Teknik Sipil S1 Terakreditasi-B
Akuntansi S2
Ilmu Administrasi S2 Terakreditasi-B
Ilmu Hukum S2
Ilmu Komunikasi S2 Ijin Penyelenggaraan
Manajemen S2 Terakreditasi-B

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 32 pengikut lainnya.